DSL dan Stategi Pemerataan Jaringan Nasional "Makanlah Secukupnya" Rekan-rekan yang baik, Ada banyak tawaran vendor untuk teknologi yang menggiurkan baik kepada pelanggan maupun khususnya kepada operator untuk memperbaharui jaringan mereka. Vendor tidak salah menawarkan suatu teknologi yang cocok untuk negara maju kepada negara berkembang. Yang salah adalah negara berkembang, termasuk Indonesia, kalau menerimanya tanpa mempertimbangkan kondisi dan kemampuannya. Keputusan ada di tangan pemerintah dan pimpinan operator. Makin besar perusahaannya, makin besar pula dampaknya secara nasional. Contoh adalah perluasan jaringan dengan SO (serat optik) langsung ke rumah atau pelanggan, yang disebut FTTH (Fiber to the Home). AS sendiri sebagai negara maju dan besar termasuk yang kalah cepat dengan negara2 maju lain seperti Jepang, Korea, dan negara2 Skandinavia di Eropa. Mengapa?Oleh karena geografi dan tantangannya tidak sama dengan negara2 yang relatif kecil ditinjau dari ...